photo Banner Infofreebet1_zpszef3fccy.gif
Home » » Kisah Bocah Kebal Rasa Sakit

Kisah Bocah Kebal Rasa Sakit

Posted by Berita Menarik on Jumat, 15 Mei 2015


Kisah Bocah Kebal Rasa Sakit
Kisah Bocah Kebal Rasa Sakit - Semua orang pasti tidak ingin untuk merasakan sakit. Tapi, bagaimana jika tubuh benar-benar kebal atau tidak bisa untuk merasakan rasa sakit sama sekali, seperti yang telah dialami oleh bocah tiga tahun asal Telford, Shropshire, Inggris: Josh Hodgkiss.

Lantaran tidak bisa untuk merasakan sakit, Josh dengan santai untuk mencabut kukunya sendiri, mengigit lidahnya hingga terpotong setengah, dan membenturkan tubuhnya hingga mengalami lebam. Ia tidak sadar bahwa dia telah menyiksa dirinya sendiri. Ia bahkan tidak sadar kalau aksinya itu bisa untuk membuat nyawanya menjadi melayang.

Bocah laki-laki itu terlahir dengan kelainan genetik langka yang disebut Smith-Magenis Syndrome. Diperkirakan hanya menyerang pada satu dari setiap 25 ribu anak. Kondisi itu juga membuatnya tidak memiliki konsep tentang bahaya dan memiliki pola tidur yang kacau. Ia kerap harus untuk terjaga ketika semua orang telah tidur lelap.

Agen Casino Terpercaya


Demi untuk bisa melindugi putranya, pasangan Mark dan Stephanie Hodgkiss rela untuk mengeluarkan dana sebesar 12 ribu euro atau sekitar dengan Rp 165 juta untuk bisa mendesain interior rumah agar aman bagi Josh. Mulai dari memasang pelingung dinding yang empuk, hingga melakukan pemasangan lampu sensor untuk mencegah Josh menyakiti dirinya sendiri.

Mereka juga membeli tenda khusus SafeSpaces yang seharga 10 ribu euro atau sekitar dengan Rp 140 juta untuk tempat Josh menghabiskan waktu untuk sendiri saat semua terlelap.

"Hal terburuk tetang kondisi yang akan dialaminya itu adalah dia tidak merasakan sakit. Ini menakutkan. Saya pernah keluar dari kamar mandi dan  melihat darah berada di mana-mana. Ternyata lidahnya sudah terrobek setengah, tapi ia hanya duduk santai sambil menonton televisi,"kata sang ibu.

Josh tidak hanya bisa untuk menyakiti dirinya sendiri. Tanpa memiliki konsep sakit, Josh bisa untuk berubah menjadi sosok yang mengerikan. Ia kerap bisa untuk menyerang orang tua dan dua saudaranya dengan kekerasan yang serupa. "Dia pernah untuk mematahkan hidung saya, tapi dia santai saja tidak merasa bersalah," sang ibu menambahkan.

Dengan kondisi itu, sang ibu harus terus untuk bisa mendampingi Josh sepanjang waktu. Sang ibu harus terus untuk bisa memantau aktivitas Josh agar tidak untuk membahayakan diri sendiri dan orang lain.


 photo 300x250_zpstsclu9kq.gif

0 komentar:

Posting Komentar

 photo Viva368350x250_zpsr0q2mb2n.gif

Popular Posts

close
 photo Banner Clayton 160x600_zpsvxyqkxtx.gif
close
 photo Clayton 160x600_zpsqekttfxv.gif
.comment-content a {display: none;}