Lapangan Tenis Bawah Laut - Gelimang dan di tanah Uni Emirat Arab cukup sukses untuk memikat banya arsitek dunia. Mengusung konsep yang tidak lazim, seorang arsitek yang berasal dari Polandia tengah untuk mencari investor yang berminat untuk membangun lapangan tenis di bawah air.
Arsitek krzysztof kotala saat ini tengah melirik Dubai sebagai lokasi yang cocok untuk bisa mewujudkan kosepnya tersebut.
"Belum ada investor, tapi ini adalah proyek yang menarik dan merupakan ide yang bagus," katanya kepada Arabian Business.
Agen Casino Terpercaya
Menurut kotala, megaproyek ini akan menjadi sesuatu yang unik. Karenanya, lapangan tenis yang diincar harus berada di suatu tempat di mana pertandingan tenis yang berskala International yang sering digelar.
"Dubai bisa dibilang tempat yang sempurna untuk ide ini," Kotala menambahkan.
Kotala mengatakan ide ini memiliki potensi komersial yang kuat dan akan menggabungkan yang terbaik dari teknologi, ekologi dan olahraga.
Berbagai proyek yang berada di bawah air telah disodorkan di Dubai dalam beberapa tahun terakhir. Bulan ini pengembang pulau buatan The Heart of Europe, yang akan menjadi bagian dari The World Dubai mengumumkan rincian kelanjutan pembangunan villa bawah air tersebut.
Pengembang kleindienst Group mengatakan akan untuk membangun 42 floating seahorse, yang merupakan gabungan antara villa dan kapal pesiar dengan lantai satu berada di bawah laut.
Floating Seahorse akan dibangun di lepas pantai St Petersburg dan pulau Eropa dapat dicapai dengan naik boat dari pantai Dubai. Kedua proyek tersebut secara resmi telah diluncurkan di Dubai baru-baru ini di International Boat Show.
Tahun lalu, Reef Worlds, pengembang asal Amerika Serikat mengatakan tertarik untuk membangun tempat wisata bawah laut di Dubai dan di UEA.
Perusahaan desain pariwisata bawah laut berbasis di Los Angeles ini dilaporkan tertarik untuk membangun proyek di pulau-pulau The World. Reef Worlds ingin untuk menciptakan sebuah tujuan pariwisata yang benar-benar revolusioner yang dirancang untuk menghasilkan US$ 3 miliar dari pariwisata selam dan pasar.
Tempat wisata tersebut ini akan dibuat agar terlihat seperti sebuah kota kuno yang telah hilang, dengan fokus untuk pariwisata menyelam dan snorkeling.
Namun perusahaan-perusahaan yang telah terlibat belum untuk memberikan perkiraan waktu pembangunan atau rincian investasi yang sudah ditanamkan.




0 komentar:
Posting Komentar